Pengetahuan IMS dan Sikap terhadap Fenomena LGBT pada Masyarakat

  • Widayanti L
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penerimaan LGBT di Indonesia mulai dapat dilihat secara nyata terutama banyaknya konten LGBT baik di stasiun TV maupun di media social. Hal ini sangat mengkhawatirkan dikarenakan data menunjukkan LGBT merupakan faktor risiko kejadian IMS termasuk HIV/AIDS. Hubungan seksual tidak aman, narkoba dan banyaknya partner seksual menyebabkan kaum LGBT lebih rentan terkena IMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang IMS dan sikap terhadap fenomena LGBT di masyarakat. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif yang dilakukan pada bulan November sampai dengan Desember 2022. Pengumpulan data menggunakan kuesioner googleform. Sampel berjumlah 154 responden yang tergabung dalam “Komunitas Peduli Kesehatan Surabaya”. Teknis sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data disajikan dalam tabel frekuensi. Hasil penelitian ini sebagian besar responden memiliki pengetahuan umum yang baik tentang IMS, namun kurang dalam pertanyaan pengetahuan yang lebih spesifik medis. Penerimaan masyarakat terhadap fenomena LGBT cukup rendah. Masyarakat menganggap LGBT membawa dampak negative untuk kehidupan walaupun responden setuju HAM kaum LGBT sebagai manusia tetap harus dilindungi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Widayanti, L. P. (2024). Pengetahuan IMS dan Sikap terhadap Fenomena LGBT pada Masyarakat. Journal of Health Education and Literacy, 6(2), 77–82. https://doi.org/10.31605/j-healt.v6i2.3103

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free