PROBLEMATIKA HADIS YANG DIJADIKAN HUJAH OLEH KHATIB JUMAT (Studi Analisis Hadis-Hadis Yang Dibacakan Oleh Khatib Jumat)

  • Nurmiswari N
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mimbar masjid adalah salah satu sarana yang tepat untuk menyampaikan khutbah. Khutbah jumat adalah satu kewajiban dalam Islam yang berisikan nasehat dan salat berjamaah Jumat. Tidak dapat dipungkiri siapa saja yang akan menyampaikan nasehatnya akan menyertai dengan hadis, baik sebagai dalil pokok maupun sebagai dalil tambahan dari uraian ayat-ayat Alquran sebagai argmentasinya untuk dapat diamalkan oleh masyarakat, namun terkadang menyampaikan dalil dari hadi-hadis, tidak diketahui kepastian kualitasnya, baik dari segi sanad maupun matan. Hadis-hadis yang dijadikan rujukan oleh khatib masjid adalah bervariasi ada yang dari riwayat al-Bukhāri, Muslim, Tirmiżī, Nasāī, Abū Dawūd, al-Bahaqī, Ibn Mājah, dan dari riwayat yang lain yang tidak masyhur selain hadis dalam kitab sembilan imam hadis. Problematika yang sangat besar adalah di mana hadis-hadis yang disampaikan dalam khutbah kebanyak tidak jelas perawi, baik pada awal maupun pada akhir. Khatib masjid biasanya menjelaskan hadis sebagai uraian dari maksud ayat-ayat dan ada juga yang menguraikan maksud hadis dengan pemikirannya sendiri disesuaikan dengan kondisi dimana masjid dia berkhutbah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurmiswari, N. (2023). PROBLEMATIKA HADIS YANG DIJADIKAN HUJAH OLEH KHATIB JUMAT (Studi Analisis Hadis-Hadis Yang Dibacakan Oleh Khatib Jumat). Ihya Al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Arab, 9(1), 45. https://doi.org/10.30821/ihya.v9i1.17897

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free