Kajian Dinamika Muka Airtanah di Kawasan Kota Lama Semarang Menggunakan Metode Mikrogravitasi Antar Waktu

  • Supriyadi .
  • Khumaedi .
  • Sugiyanto .
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Abstrak –Selama lima tahun terakhir kawasan Kota Lama berkembang menjadi kawasan bisnis dan pariwisata yang menuntut tersedianya air bersih. Pada pemanfaatan air tanah di kawasan ini perlu dilakukan pemantauan untuk mengetahui laju penurunan muka air tanah yang berkaitan dengan amblesan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dinamika airtanah di sekitar Kota Lama. Pengukuran mikrogravitasi antar waktu dilakukan tiga kali, yaitu bulan Mei, September 2017, dan Maret 2018. Koreksi awal adalah koreksi apungan dan koreksi pasang surut dilanjutkan koreksi curah hujan untuk memperoleh anomali mikrogravitasi antar waktu yang disebabkan oleh dinamika muka airtanah. Dari hasil analisis didapatkan anomali mikrogravitasi antar waktu negatif hampir 80% pada area penelitian. Temuan yang menarik pada  pengukuran ini adalah anomali negatif 313,13 mikroGal. Kondisi ini berkorelasi dengan penurunan muka airtanah sebesar 24,83 m yang diperoleh dari pemodelan perubahan gaya berat terhadap penurunan muka air tanah. Kata kunci: anomali, mikrogravitasi, penurunan muka airtanah, antar waktu, curah hujan

Cite

CITATION STYLE

APA

Supriyadi, ., Khumaedi, ., Sugiyanto, ., Ikhsan, M., & Katinavia, Y. P. (2019). Kajian Dinamika Muka Airtanah di Kawasan Kota Lama Semarang Menggunakan Metode Mikrogravitasi Antar Waktu. Risalah Fisika, 3(1), 21–25. https://doi.org/10.35895/rf.v3i1.147

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free