Abstract
Faktor anti-nutrisi (ANF) didefinisikan sebagai zat yang dihasilkan bahan pakan alami melalui proses metabolisme normal dengan mekanisme yang bervariasi. Faktor anti-nutrisi melalui produk metabolitnya dapat mengganggu pemanfaatan pakan, mempengaruhi kesehatan dan produksi hewan atau berdampak pada penurunan asupan nutrisi, pencernaan, penyerapan dan pemanfaatannya sehingga dapat mengakibatkan dampak negatif lainnya. Penurunan atau penghilangan komponen yang tidak diinginkan sangat penting untuk meningkatkan kualitas gizi pakan dan secara efektif meningkatkan nilai manfaat pakan tersebut bagi ternak. Teknik pemrosesan yang sederhana, murah, efektif dan telah diterima secara luas untuk mengubah komposisi hijauan, legum dan biji-bijian adalah pencacahan, penggilingan, perendaman, perkecambahan dan perlakuan kimiawi. Teknik pemrosesan tersebut dapat meningkatkan kualitas pakan karena dapat menghilangkan, menurunkan atau inaktivasi faktor anti nutrisi. Metode tradisional baik tunggal maupun kombinasi terbukti mampu dikerjakan oleh para peternak skala kecil di negara berkembang dan dapat menekan biaya operasional pengolahan bahan pakan untuk menurunkan kandungan ANF serta meningkatkan
Cite
CITATION STYLE
-, Y.-, Nururrozi, A., Indarjulianto, S., Purnamaningsih, H., & Raharjo, S. (2020). Traditional methods of processing livestock feed to reduce antinutrient factor content: a brief review. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran, 19(2), 13. https://doi.org/10.24198/jit.v19i2.23974
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.