Identifikasi Karakteristik Mesoscale Convective Complex (MCC) di Wilayah Papua dan Sekitarnya

  • Saragih R
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Wilayah Papua merupakan wilayah yang topografinya  didominasi dengan gunung dan bukit serta dikelilingi oleh lautan.  Oleh karena itu menghasilkan penguapan yang cukup besar. Penguapan memiliki pengaruh terhadap kondisi cuaca, terutama dalam pembentukan awan-awan konvektif. Sebuah aktifitas konvektif yang tinggi dan besar menyebabkan terbentuknya sebuah sistem konvektif skala meso.  Sistem konvektif skala meso atau Mesoscale Convective system (MCS) terdiri dari banyak jenis, salah satunya Mesoscale Convective Complex (MCC). Dalam penulisan ini menggunakan metode penelitian penerapan (applied research). Data yang digunakan yaitu data citra satelit Himawari-8 kanal inframerah dengan algoritma yang telah dibangun dan berdasarkan karakteristik MCC yang ada di Indonesia. Hasil dari penelitian ini dapat mengetahui karakteristik kejadian MCC serta perbedaan MCC yang terjadi di darat dan laut selama tahun 2016, hasil penelitian ini dapat sebagai sumber rujukan dan referensi untuk mengetahui kapan kemunculan MCC di wilayah Papua dan sekitarnya sebagai acuan dalam membuat prakiraan cuaca dan peringatan dini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saragih, R. W. S. (2022). Identifikasi Karakteristik Mesoscale Convective Complex (MCC) di Wilayah Papua dan Sekitarnya. Jurnal Fisika, 12(2), 42–54. https://doi.org/10.15294/jf.v12i2.39190

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free