Abstract
Ubi jalar cilembu merupakan ubi jalar varietas unggul yang banyak diminati dan diekspor, namun dibutuhkan proses panjang serta waktu yang lama dalam proses ekspor. Misalnya diperlukan waktu 12-13 hari untuk ekspor ke Singapura dengan moda transportasi laut. Sehingga diperlukan penanganan pascapanen yang tepat utuk menjaga mutu ubi selama proses ekspor. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi lingkungan curing dan konsentrasi emulsi coating lilin lebah terbaik untuk menjaga mutu ubi jalar cilembu selama masa penyimpanan. Penelitian ini dilakukan selama 7 hari untuk perlakuan curing dan coating. Curing dilakukan pada 3 kondisi lingkungan yang berbeda, yaitu suhu 30 o C dengan RH 90%, suhu 23 o C dengan RH 50%, dan suhu ruang. Sedangkan coating dilakukan dengan cara mencelupkannya pada 3 konsentrasi emulsi lilin lebah yang berbeda, yaitu konsentrasi 12%, konsentrasi 8%, dan konsentrasi 3%, lalu disimpan pada suhu ruang selama 7 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kondisi curing dan emulsi coating lilin lebah terbaik dalam menekan kerusakan fisik >25% dan pertunasan ubi cilembu selama penyimpanan yaitu pada suhu 30 o C dengan RH 90% dan coating lilin lebah 8%.
Cite
CITATION STYLE
Nisa, K., Purwanto, Y. A., Darmawati, E., & Iriani, E. S. (2020). Pengaruh Curing dan Coating pada Mutu Ubi Jalar Cilembu Selama Masa Penyimpanan. Warta Industri Hasil Pertanian, 37(2), 99. https://doi.org/10.32765/wartaihp.v37i2.6219
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.