Urgensi Pemahaman Kesehatan Reproduksi Remaja Sebagai Bekal Pencegahan Stunting Di Desa Mendalanwangi Kecamatan Wagir

  • Nihayatul Hidayah Marisita
  • Zuhroidaturrahmah A
  • Nurfatimah A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Usia remaja termasuk periode perkembangan manusia, dimana kategori usia remaja adalah dimulai dari usia 13 20 tahun. Dalam fase ini anak remaja harus paham bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi. Di fase remaja akan ada banyak perubahan terjadi, bagian badan tertentu akan mengalami perubahan fisik. Pemahaman tentang reproduksi haruslah diajarkan sejak dini, karena sangat penting bagi remaja mengetahui bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi, remaja juga harus mengetahui bagaimana fungsi dari alat reproduksi agar tidak salah langkah dan menyebabkan penyakit. Pemahaman kesehatan reproduksi juga bertujuan agar remaja tidak salah langkah menjaga kesehatan reproduksi dan meminimalisir terjadinya stunting. Akibat mengabaikan kesehatan reproduksi yakni kehamilan yang tidak diinginkan, perkawinan dini. Pengetahuan yang matang juga diperlukan sebelum merencanakan memiliki anak, agar anak tidak terlahir dengan keadaan yang cacat. Termasuk gizi juga sangat berpengaruh pada pertumbuhan, sehingga tidak terjadi stunting atau keadaan anak yang cenderung sangat pendek dan tidak seperti anak seusianya

Cite

CITATION STYLE

APA

Nihayatul Hidayah Marisita, Zuhroidaturrahmah, A., Nurfatimah, A. S., & Aini, N. N. (2024). Urgensi Pemahaman Kesehatan Reproduksi Remaja Sebagai Bekal Pencegahan Stunting Di Desa Mendalanwangi Kecamatan Wagir. MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat, 12–26. https://doi.org/10.47498/meuseuraya.v3i1.2870

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free