Abstract
Biji asam selain memiliki nutrien juga memiliki antinutrien tanin. Oleh karena itu fermentasi pakan cair perlu dilakukan dengan perbandingan air berbeda. Tujuan penelitian adalah mengkaji kandungan nutrisi dan anti nutrisi fermentasi pakan cair berbahan biji asam dengan perbandingan air berbeda. Bahan penelitian adalah biji asam utuh, dedak, jagung, tepung daging dan tulang, dan bungkil kacang kedelai dengan perbandingan air berbeda. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dan terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan adalah R0: ransum basal tanpa biji asam, R1: Ransum mengandung biji asam fermentasi, R2: R1 dengan perbandingan air 1:1, R3: R1 dengan perbandingan air 1:3, dan R4: R1 dengan perbandingan air 1:5. Variabel penelitian adalah bahan kering, protein kasar, serat kasar, Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen/BETN, lemak kasar, dan tannin. Data dianalisis menggunakan analisis varians dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi pakan cair berbahan biji asam dengan perbandingan air berbeda berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kualitas bahan kering dan tanin, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kandungan protein kasar, serat kasar, lemak kasar, BETN, dan abu. Perbandingan air pakan cair terbaik adalah 1:3. Kesimpulannya perbandingan air pakan cair fermentasi berbahan biji asam adalah 1:3 yang dapat menurunkan kandungan bahan kering protein kasar, abu, dan tanin serta meningkatkan BETN, serat kasar, dan lemak kasar.
Cite
CITATION STYLE
Wea, R., Ninu, A. Y., & Koten, B. B. (2020). Kualitas Nutrisi dan Anti Nutrisi Pakan Cair Fermentasi Berbahan Biji Asam. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 22(2), 133–140. https://doi.org/10.25077/jpi.22.2.133-140.2020
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.