Abstract
Tujuan dari pengembangan game pembelajaran kimia materi teori atom dasar ini adalah untuk membantu pemahaman siswa sebagai young learner agar lebih mudah dipahami dan menarik untuk dipelajari mengingat penurunan minat belajar young learner di masa dan pasca pandemic Covid-19. Game-based Learning ini dibangun menggunakan model pengembangan RPG (Role-Playing Games) berbasis Quest-Driven Learning (QDL) untuk pembelajaran kimia yaitu teori atom dasar dengan System Development Life Cycle (SDLC) sebagai metode pengembangan sistem. Genre game RPG merupakan dasar pembuatan perangkat lunak berupa game pembelajaran, yang mana mengacu pada pendekatan model Quest-Driven Learning yang menerapkan konsep berupa reward untuk proses pembelajarannya. Pemberian materi pembelajaran utama berupa main quests (teori atom dasar) dan side-quests (pengembangan ilmu kimia yang masih berkaitan dengan teori atom), yang mana side-quest baru dapat ditempuh oleh siswa setelah menyelasaikan setiap main quests pembelajaran teori atom dasar. Hasil implementasi game “Atom Man” ini didapat penilaian tingkat minat young learner 90%, dan minat belajar kimia materi atom dan menyenangkan 90%. Siswa sebagai young learner menganggap game pembelajaran “Atom Man” sebagai game (permainan), sekolah (school), dan petualangan (adventure) yang membantu siswa dalam pembelajaran kimia teori atom dasar.
Cite
CITATION STYLE
Shobirin, R. A., Sarbini, R. N., & Rahayu, P. N. (2023). Pengembangan Game Pembelajaran Teori Atom Dasar Model RPG sebagai Pendekatan Pengenalan Pembelajaran Kimia Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Informatika Dan Rekayasa Perangkat Lunak, 4(2), 119–128. https://doi.org/10.33365/jatika.v4i2.2476
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.