STUDI KUALITAS AIR BUDIDAYA LATOH (Caulerpa racemosa) DI PERAIRAN LHOK BUBON KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT

  • Kusumawati I
  • Diana F
  • Humaira L
N/ACitations
Citations of this article
72Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latoh (Caulerpa racemosa) merupakan salah satu spesies dari Chlorophyceae (ganggang hijau) yang cukup berpotensi untuk dibudidayakan karena telah terkenal dan digemari oleh masyarakat pesisir pantai yang sering dimanfaatkan sebagai makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air di kawasan perairan Lhok Bubon untuk budidaya Latoh (Caulerpa racemosa). Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Survey. Penentuan titik lokasi sampling dilakukan dengan metode Purposive sampling. Penelitian ini meliputi empat titik stasiun dengan empat pengulangan pengambilan sampel, masing-masing stasiun berjarak 500 meter. Koordinat pengambilan sampel dengan menggunakan global positioning system (GPS). Nilai rata-rata parameter fisika dan kimia pada semua stasiun pengambilan sampel didapatkan tingkat kedalaman berkisar antara 2 - 3 m, gelombang berkisar 0,33– 0.60 m, suhu berkisar 20 0C – 31 0C, kecerahan air berkisar 1,3 – 1.5 m, kecepatan arus berkisar 0,11 – 0.20 m/detik, salinitas 30 – 35 ppt , pH berkisar 7 – 7.9. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua pengulangan sampel memiliki kriteria cukup sesuai hingga tidak sesuai untuk melakukan kegiatan budidaya, karena memiliki 10 pengulangan yang cukup sesuai dan 6 pengulangan yang tidak sesuai untuk budidaya Latoh (caulerpa racemosa).

Cite

CITATION STYLE

APA

Kusumawati, I., Diana, F., & Humaira, L. (2018). STUDI KUALITAS AIR BUDIDAYA LATOH (Caulerpa racemosa) DI PERAIRAN LHOK BUBON KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT. Jurnal Akuakultura, 2(1). https://doi.org/10.35308/ja.v2i1.781

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free