SARASEHAN: MEWASPADAI RADIKALISME ISLAM DEMI KERUKUNAN KEHIDUPAN BERAGAMA, BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA

  • Suhaimi S
  • Wahyono S
  • Sulastri S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Akhir-akhir ini dunia seringkali dikejutkan dengan peristiwa yang sangat heroik yang melibatkan sebagian masyarakat Islam sebagai pelaku dan korbannya serta sebagian masyarakat non muslim. Salah satu bagian dari peristiwa diantaranya; pengeboman tempat ibadah, saling mengkafirkan antar kelompok yang berbeda pemahaman, perlawanan terhadap unsur negara oleh kelompok yang ingin merubah ideologi negara karena dianggap toghut. Semua hal tersebut dilakukan oleh kelompok yang menamakan dirinya sebagai kelompok radikal. Ironisnya sebagian dari mereka adalah kelompok Islam yang memiliki pemikiran radikal. Untuk menanggulangi adanya radikalisme Islam, perlu adanya tindak preventif agar tercipta kerukunan dan harmonisasi dalam semua sendi kehidupan, baik kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan kegiatan sarasehan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suhaimi, S., Wahyono, S., Sulastri, S., Hidayat, N., & Rifai, A. (2023). SARASEHAN: MEWASPADAI RADIKALISME ISLAM DEMI KERUKUNAN KEHIDUPAN BERAGAMA, BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA. Jurnal Abdimas Indonesia, 3(2), 180–184. https://doi.org/10.53769/jai.v3i2.456

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free