DERMATOGLIFI PADA AUTISME DAN SINDROM DOWN DI PALEMBANG

  • Suciandari A
  • Mundijo T
  • Purwoko M
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dermatoglifi adalah ilmu yang mempelajari pola sidik jari, jumlah sulur dan jumlah triradius yang perkembangannya diatur oleh genetik. Kelainan kromosom dapat mempengaruhi fenotip dermatoglifi diantaranya adalah Autisme dan Sindrom Down. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sidik jari pada penderita Autisme dan Sindrom Down. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan sampel penelitian berjumlah 76 penderita yaitu 46 penderita Autisme dan 30 penderita Sindrom Down yang diambil secara total sampling di YPAC, YBAM dan Klinik Autis Anakku Palembang. Dari hasil penelitian pola loop merupakan pola sidik jari terbanyak pada Autisme (57,2%) dan pada Sindrom Down (80,7%). Sedangkan pola arch merupakan pola sidik jari yang paling sedikit yaitu Autisme (3,7%) dan Sindrom Down (5,3%). Hasil penelitian disimpulkan penderita Autisme dan Sindrom Down di Palembang sebagian besar memiliki pola sidik jari loop.  Kata Kunci:  Autisme, Sindrom Down, pola sidik jari, sudut ATD.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suciandari, A. R., Mundijo, T., & Purwoko, M. (2019). DERMATOGLIFI PADA AUTISME DAN SINDROM DOWN DI PALEMBANG. MAGNA MEDICA: Berkala Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 1(5), 30. https://doi.org/10.26714/magnamed.1.5.2018.30-35

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free