UJI BEDA RATA-RATA DAYA TAHAN TERHADAP RISIKO KRISIS PERBANKAN SEMBILAN BANK UMUM TERBESAR DI INDONESIA PERIODE 2021-2022

  • Adhianto R
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan  daya tahan sembilan bank terbesar di Indonesia terhadap risiko krisis perbankan. Sampel yang digunakan berdasarkan  purposive sampling data kinerja KPMM, DPK, Kredit, LDR dan NPL (net) tahun 2021 dan 2022 dari sembilan bank terbesar di Indonesia. Untuk mengetahui hasilnya dilakukan uji beda rata-rata rata dengan Paired Sample Test atau dengan uji Wilcoxon terhadap data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  tahun 2021 dan 2022 untuk kinerja KPMM tidak ada perbedaan signifikan dan nilainya relatif lebih tinggi dari standar BI. Pada uji kinerja DPK terdapat perbedaan signifikan dan jumlahnya mengalami kenaikan. Hasil pengujian pada kinerja Kredit terdapat perbedaan signifikan dan jumlahnya mengalami kenaikan.  Sedangkan  untuk kinerja LDR tidak ada perbedaan signifikan dan berada pada tingkat rasio yang sesuai dengan peraturan BI.  Pada kinerja NPL (Net),  terdapat  perbedaan signifikan dengan kondisi sangat sehat dimana tingkat NPL (Netnya) semakin menurun.   Katakunci : KPMM, DPK, Kredit, LDR dan NPL (Net)

Cite

CITATION STYLE

APA

Adhianto, R. D. (2023). UJI BEDA RATA-RATA DAYA TAHAN TERHADAP RISIKO KRISIS PERBANKAN SEMBILAN BANK UMUM TERBESAR DI INDONESIA PERIODE 2021-2022. EKBIS (Ekonomi & Bisnis), 11(1), 1–8. https://doi.org/10.56689/ekbis.v11i1.997

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free