Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pengaruh salinitas terhadap sintasan dan pertumbuhan larva udang Windu (Penaeus monodon). Diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan perbenihan larva udang windu khususnya pada stadia post larva.Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, tiap perlakuan diulang 3 kali, sehingga terdiri atas 12 satuan percobaan. Perlakuannya adalah salinitas a) 25 ppt,b) 30 ppt (Kontrol), c).35 ppt dan d).40 ppt. Peubah yang diamati adalah sintasan dan pertumbuhan larva udang windu mulai post larva 1 (PL 1) sampai pada stadia post larva 15 (PL 15). Selain itu dilakukan pengukuran parameter kualitas air lainnya seperti suhu, pH dan oksigen terlarut sebagai data pendukung penelitian.Hasil penelitian menunjukkan tingkat sintasan post larva udang windu tertinggi diperoleh pada salinitas 25 ppt sebesar 84,67 % dan terendah pada salinitas 40 ppt sebesar 49,33 %.Pertumbuhan post larva udang windu tertinggi juga diperoleh pada salinitas 25 ppt sebesar 0,44 g dengan laju pertumbuhan 14,15% dan terendah pada salinitas 40 ppt sebesar 0,20 g, dengan laju pertumbuhan sebesar 9,83%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa salinitas 25 ppt adalah salinitas yang menghasilkan tingkat sintasan dan pertumbuhan post larva udang Windu yang terbaik. Sedangkan salinitas 40 ppt menghasilkan tingkat sintasan dan pertumbuhan yang lambat dan kematian yang tinggi.
Cite
CITATION STYLE
Syukri, M., & Ilham, M. (2016). PENGARUH SALINITAS TERHADAP SINTASAN DAN PERTUMBUHAN LARVA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON). JURNAL GALUNG TROPIKA, 5(2), 86–96. https://doi.org/10.31850/jgt.v5i2.166
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.