Desain Reef Cruise Untuk Wisata Bahari di Perairan Lagoi, Pulau Bintan

  • Asdela W
  • Nasirudin A
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Posisi Pulau Bintan yang terletak di perbatasan terluar Indonesia memberikan dampak positif bagi kemajuan pembangunan wilayahnya. Hubungan Bilateral antara Indonesia dan Singapura membuahkan sebuah persetujuan yang ditanda tangani antara kedua belah pihak untuk membangun kepulauan Bintan secara bersama-sama yang menguntungkan kedua negara dalam Zona Perdagangan Bebas. Bentuk pertama dari perjanjian ini adalah pembangunan Bintan Resort, destinasi wisata pantai seluas 23.000 hektar yang menghadap laut cina selatan di daerah utama wisata Pulau Bintan yaitu Lagoi. Tercatat lebih dari ratusan ribu mancanegara mengunjungi Lagoi tiap tahunnya dan terus meningkat. Untuk lebih menarik minat pengunjung maka diperlukan inovasi yang belum ada di Lagoi, yaitu Reef Cruise. Adalah wahana permainan yang berada di tengah laut antara Pulau Maoi dan Lagoi utara yang merupakan perairan tenang berbentuk pontoon. Metode yang digunakan untuk menentukan ukuran utama kapal yaitu dengan membandingkan kapal existing yang disesuaikan dengan fasilitas yang ada. Ukuran utama yang didapat berdasarkan kapal yang nantinya membawa penumpang ke Reef Cruise ini. Dari serangkaian proses desain yang sudah dilakukan, maka didapatkan LOA = 40 m, B = 10 m, H = 1.15 m, T = 0.75 m dengan jumlah penumpang sebanyak 175 dan 30 crew.

Cite

CITATION STYLE

APA

Asdela, W. P., & Nasirudin, A. (2017). Desain Reef Cruise Untuk Wisata Bahari di Perairan Lagoi, Pulau Bintan. Jurnal Teknik ITS, 6(2). https://doi.org/10.12962/j23373539.v6i2.27890

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free