Abstract
Penderitaan merupakan topik yang sering diperbincangkan. Penderitaan yang sering mendera manusia memunculkan argumentasi manusia akan ketiadaan Allah. Mereka berpikir bahwa jika Allah ada seharusnya penderitaan itu tidak ada. Mencermati Keluaran 1-2, dalam narasi tersebut tidak memunculkan nama Allah di dalam penderitaan yang dihadapi oleh bangsa Israel. Melalui artikel ini penulis akan menggali bagaimana peran Allah bekerja di balik layar dalam penderitaan umat. Dalam melakukan pengkajian teks tersebut, penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir narasi. Rumusan masalah (research question) dalam penelitian ini ialah bagaimana peran Allah di belakang layar dalam penderitaan orang percaya menurut teodisi dalam narasi Keluaran 1-2.? Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk menemukan peran Allah di belakang layar dalam penderitaan orang percaya dengan mengkaji teodisi dalam narasi Keluaran 1-2. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa Allah bekerja di balik layar bagi umat melalui pemeliharaan-Nya dalam penderitaan. Pasal 1 menjelaskan pemeliharaan Allah kepada Israel dan pasal 2 pemeliharaan Allah kepada sang pembebas. Pemeliharaan ini menjadi bukti akan kesetiaan Allah kepada perjanjian-Nya dan menunjukkan bahwa rencana-Nya pasti digenapi serta tidak ada yang dapat menggagalkan rencana Allah bagi umat-Nya. Dapat simpulkan bahwa melalui analisis struktur narasi Keluaran 1-12 menegaskan bahwa Allah bekerja di balik layar penderitaan umat dengan mengatur alur skenario kehidupan umat dalam penderitaan yang dihadapi.
Cite
CITATION STYLE
Saputro, A. D., & Baskoro, P. K. (2023). Allah Berperan di Belakang Layar dalam Penderitaan Orang Percaya. SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI, 12(2), 133–152. https://doi.org/10.46495/sdjt.v12i2.158
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.