Kesehatan Mental, Atraksi Seni Pencak dan Pariwisata Berkelanjutan Dalam Wacana Pariwisata Masa Depan

  • Rustiyanti S
  • E.M A
  • Listiani W
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengekplorasi konsep kesehatan mental, atraksi seni pencak, dan pariwisata berkelanjutan yang berkembang dalam wacana pariwisata  masa depan. Berkembangnya dampak kesehatan mental, praktik atraksi seni dalam pariwisata mempengaruhi konsep, dan scenario pariwisata masa depan.  Pariwisata berkelanjutan berkontribusi pada sektor ekonomi kreatif, dan  pembangunan ekonomi lokal pedesaan khususnya penciptaan lapangan kerja  berbasis pelestarian lingkungan, budaya, dan masyarakat adat. Keterlibatan inklusif,  dan pengembangan kapasitas masyarakat lokal merupakan agenda penting dalam  pengembangan pariwisata di masa depan. Peningkatan kapasitas melalui partisipasi  berbasis masyarakat sebagai strategi ekowisata keberlanjutan, dan pelestarian  lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menganalisis 523  artikel dari database scopus dengan tema pariwisata masa depan menggunakan  perangkat lunak VOS viewer versi 1.6.17, model machine learning (ML) dengan teknik  wordcount, dan analisis regresi dengan Python versi 3.9.0. Analisis regresi digunakan  untuk mengetahui hubungan antara variabel yang ditemukan dari hasil analisis  VOSviewer sebelumnya. Temuan penelitian ini adalah empat variabel masa depan  pariwisata, yaitu inovasi, wisata berkelanjutan, wisatawan internasional, dan  manajemen destinasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rustiyanti, S., E.M, A., Listiani, W., Millanyani, H., Dwiatmini, S., & Suryanti. (2025). Kesehatan Mental, Atraksi Seni Pencak dan Pariwisata Berkelanjutan Dalam Wacana Pariwisata Masa Depan. Panggung, 35(1), 117–133. https://doi.org/10.26742/panggung.v35i1.3694

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free