Perubahan Interaksi Sosial Pada Lansia Dengan Penyakit Kronis

  • Aritonang M
N/ACitations
Citations of this article
93Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Lansia atau usia tua adalah suatu periode penutup dalam rentang kehidupan seseorang yaitu suatu periode dimana seseorang telah beranjak jauh dari periode terdahulu yang telah menyenangkan, atau beranjak dari waktu yang penuh manfaat. Seiring dengan berlanjutnya usia dengan itu masalah kesehatan mulai mengalami gangguan, terutama penyakit yang bersifat kronis. Dalam hal ini munculnya penyakit kronis akan mempengaruhi lansia terhadap interaksi sosialnya dengan orang lain. Penelititian ini bertujuan untuk mengidentifikasi terjadinya perubahan interaksi sosial lansia dengan penyakit kronis dengan menggunakan desain exploratory descriptive approach, dengan menggunakan purposive sampling sebanyak 43 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data yang sudah dikumpul dianalisa. Dari hasil analisa didapatkan 88,4% responden mengalami perubahan interaksi sosial atau interaksi sosial lansia dikategorikan buruk. Hasil penelitian ini merekomendasikan agar perawat meningkatkan asuhan keperawatan lansia dengan penyakit kronis terhadap perubahan interaksi sosialnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aritonang, M. (2023). Perubahan Interaksi Sosial Pada Lansia Dengan Penyakit Kronis. JIK JURNAL ILMU KESEHATAN, 7(1), 104. https://doi.org/10.33757/jik.v7i1.674

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free