Abstract
Makna Akal dalam Al-qur’an: Analisis terhadap Potensi Akal dalam al-Qur’an sebagai dimensi Insaniyah Manusia. Istilah "aql", adalah kontroversi dalam menyebutkannya, karena tidak jelas kapan menjadi kosa kata dalam bahasa Indonesia. Istilah a berasal dari bahasa Arab, yaitu 'aqla-ya'qilu-'aqlan dan telah digunakan oleh orang Arab sebelum kedatangan Islam, yang berarti kecerdasan praktis (genius) yang ditunjukkan oleh seseorang dalam situasi yang berubah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, yang berkaitan dengan pemikiran karakter yang dalam waktu tertentu, kondisi budaya, masyarakat pada waktu itu, bersama dengan dokumen, pendekatan metodologis yang digunakan adalah pendekatan interpretasi. Hasil penelitian tersebut adalah Nalar (akal) adalah potensi atau kekuatan dalam jiwa manusia sebagai alat untuk memahami dan memahami segala sesuatu, baik teologis, kosmologis dan etis, dan secara praktis dapat mengubah dan memengaruhinya. Namun dalam Al Qur'an disebut sebagai potensi untuk berpikir yang mengikat atau mencegah seseorang jatuh ke dalam dosa atau pelanggaran dan kesalahan.
Cite
CITATION STYLE
Sawaluddin, S., & Sainab, S. (2019). THE INTELLIGENT MEANING IN THE QUR’AN: Nalysis Of The Sure Potential In The Al-Qur’an As A Dimension Of Human Psychic Insaniah. Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 9(2), 85. https://doi.org/10.24014/jiik.v9i2.8388
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.