Abstract
Salah satu strategi pembangunan untuk mengurangi kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat pemerintah Indonesia telah merencanakan peningkatan pendapatan nasional dari sektor pengiriman migran ke luar negeri. Indonesia dikenal sebagai sumber pengiriman tenaga kerja migran terbesar ke-2 setelah Filipina di tingkat Asean. Saat ini pemasukan terbesar non-pajak adalah dari pengiriman tenaga kerja migran. Pada era kepemimpinan Jokowi, pengurangan pengiriman tenaga kerja sektor informal dan mengutamakan tenaga kerja sektor formal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengapa Indonesia mengurangi tenaga kerja sektor informal, untuk membandingkan strategi perencanaan SDM di sektor migran di pemerintahan Jokowi dan pemerintahan sebelumnya serta mengetahui mengapa sektor infornal justru memberikan devisa negara yang paling tinggi dari sektor tenaga kerja migran. Metode penelitian menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan menggunakan komparasi literatur.
Cite
CITATION STYLE
Gunawan, C. I., & Reiza, R. (2017). STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI SUMBER DAYA MANUSIA: DAMPAK PENGURANGAN TENAGA KERJA MIGRAN SEKTOR INFORMAL. Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen Dan Akuntansi, 4(1), 51. https://doi.org/10.33366/ref.v4i1.516
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.