Model Kurikulum dengan Pendekatan Sentra pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini

  • Hasanah L
  • Dewi R
  • Maulida A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
113Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The purpose of this research is to describe the curriculum model with an early childhood center learning approach. Another objective is to describe the kinds of center learning that exist in early childhood education learning. The center is an abstract location where the teacher provides a number of activities for children to play. The method we use in this research is library research. The importance of designing early childhood learning in order to improve skills and develop children's creativity. Therefore, the center approach is implemented. Center-based learning is a suitable method or approach for early childhood. Center-based learning is designed based on children's individuality and adapts to children's different interests and styles. By implementing a centered learning model, children play and learn in different centers each day. Each center has a different learning focus. This means that children can learn a lot every day. The results of this study show that the centered learning model can be a good option for developing children's skills early on. Because this learning can encourage children to actively participate in each center that has been prepared, while educators act as designers, supporters, and facilitators for them, by adhering to the principles, steps, and stages of learning contained in the centers.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan mengenai model kurikulum dengan pendekatan pembelajaran sentra anak usia dini. Tujuan lainnya adalah mendeskripsikan macam-macam pembelajaran sentra yang ada dalam pembelajaran pendidikan anak usia dini. Sentra adalah suatu lokasi abstrak di mana guru menyediakan sejumlah kegiatan untuk dimainkan oleh anak. Metode yang kami gunakan dalam penelitian ini dengan library research. Pentingnya, merancang pembelajaran anak usia dini agar dapat meningkatkan keterampilan dan mengembangkan kreativitas anak. Maka dari itu, pendekatan sentra ini diimplementasikan. Pembelajaran berbasis sentra ini merupakan metode atau pendekatan yang cocok untuk anak usia dini. Pembelajaran berbasis sentra ini dirancang berdasarkan individualitas anak dan menyesuaikan perbedaan minat dan gaya anak. Dengan menerapkan model pembelajaran terpusat, anak-anak bermain dan belajar di pusat-pusat yang berbeda setiap harinya. Setiap pusat memiliki fokus pembelajaran yang berbeda. Artinya, anak bisa belajar banyak setiap hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran sentra bisa menjadi opsi yang baik untuk mengembangkan keterampilan anak sejak dini. Karena, pembelajaran ini dapat mendorong anak-anak untuk aktif berpartisipasi dalam setiap sentra yang telah disiapkan, sementara pendidik berperan sebagai perancang, pendukung, dan fasilitator bagi mereka, dengan mematuhi prinsip-prinsip, langkah-langkah, dan tahapan belajar yang terkandung dalam model pembelajaran sentra. Dalam pembelajaran ini guru menjadi fasilitator. Oleh karena itu, guru harus mempunyai kemampuan untuk mengenali nilai-nilai yang diinternalisasi oleh anak-anak melalui kegiatan bermain. Agar dapat membentuk perilaku anak dan memperkaya proses pembelajaran mereka.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hasanah, L., Dewi, R. K., Maulida, A., Fanbilah, I. F., & Wardani, T. P. (2024). Model Kurikulum dengan Pendekatan Sentra pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. JURNAL PAUD AGAPEDIA, 8(1), 83–96. https://doi.org/10.17509/jpa.v8i1.71765

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free