Perilaku Konsumsi Budaya Masyarakat dalam Tradisi Labuhan Ageng di Pantai Sembukan

  • Alviyah K
  • Pranawa S
  • Rahman A
N/ACitations
Citations of this article
409Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konsumsi telah mencengkeram seluruh aspek kehidupan manusia termasuk dalam hal kebudayaan. Seiring perkembangan zaman dengan masuknya budaya barat telah menggeser minat masyarakat terhadap tradisi lokal yang menjadi ciri khas daerahnya. Salah satunya tradisi Labuhan Ageng di Pantai Sembukan yang mulai melakukan modifikasi agar tetap memiliki eksistensi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku masyarakat dalam mengonsumsi tradisi Labuhan Ageng. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Hasil penelitian setelah dianalisis dengan teori masyarakat konsumsi Jean Baudrillard adalah dalam ritual Labuhan Ageng saat ini mulai ditambahkan serangkaian acara hiburan dengan porsi waktu lebih banyak dan lebih menarik dibandingkan acara inti tradisi itu sendiri. Sehingga tradisi Labuhan Ageng mulai berubah menjadi tradisi yang lebih dinikmati sebagai acara hiburan. Tradisi yang dahulu dimaknai secara sakral justru dijadikan sebagai ajang rekreasi dan berfoto untuk kepuasan diri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alviyah, K., Pranawa, S., & Rahman, A. (2020). Perilaku Konsumsi Budaya Masyarakat dalam Tradisi Labuhan Ageng di Pantai Sembukan. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 2(2), 135–143. https://doi.org/10.52483/ijsed.v2i2.28

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free