Abstract
Pemerintahan kelurahan di Indonesia, sebagai unit administratif terkecil, memainkan peran penting dalam menyediakan layanan langsung kepada masyarakat. Kelurahan Pamulang Barat di Kota Tangerang Selatan, misalnya, menghadapi tantangan signifikan dalam mengelola layanan kependudukan karena kompleksitas demografis dan kebutuhan untuk akses data yang cepat dan akurat. Tanpa manajemen data kependudukan yang efisien, berbagai masalah muncul, termasuk pengembangan kebijakan yang kurang tepat, kesulitan dalam perencanaan jangka panjang, respon lambat terhadap krisis, alokasi sumber daya yang tidak efisien, rendahnya transparansi dan akuntabilitas, isolasi data, dan hambatan dalam monitoring serta evaluasi. Ketiadaan data yang terstruktur dan terkini menghambat pembuatan keputusan strategis, merencanakan masa depan, dan merespons situasi darurat. Selain itu, tidak adanya platform terpusat untuk berbagi data antar departemen mengakibatkan pengambilan keputusan yang terfragmentasi dan inkonsisten, serta kesulitan dalam evaluasi kebijakan dan program. Sebagai solusi, pengembangan dashboard visualisasi data kependudukan dengan menggunakan Looker Studio, sebuah platform analisis berbasis cloud, diajukan. Tool ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan kejelasan data, memfasilitasi perencanaan yang lebih baik, kebijakan yang lebih tepat sasaran, dan respon cepat terhadap situasi darurat. Dengan dashboard ini, kelurahan dapat mengawasi secara real-time, mengevaluasi inisiatif, serta memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan. Ini juga akan mengurangi isolasi data, memungkinkan kolaborasi antar departemen, dan meningkatkan efisiensi alokasi sumber daya.
Cite
CITATION STYLE
Sunardi, D., & Rozali, C. (2025). Pelatihan Visualisasi Data Kependudukan Menggunakan Looker Studio Pada Kelurahan Duren Seribu. JIPM: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 3(1), 59–63. https://doi.org/10.55903/jipm.v3i1.220
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.