RELASI HIPONIM (ISYTIMAL) SUBORDINAT DAN SUPERORDINAT DALAM SEMANTIK LEKSIKOLOGI

  • Kuswoyo K
N/ACitations
Citations of this article
59Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hubungan makna antara hipernim sebagai makna umum denganhiponim sebagai makna khusus yang hubungan keduannya bersifat searah, yangmana hiponim ini akan menjadi hipernim apabila ditemukan makna yang lebihkhusus dari hiponim tersebut dan begitu seterusnya. Hubungan antara leksemleksem yang merupakan hiponim dengan leksem yang memayunginya (lekseminilah yang biasa diistilahkan superordinat) disebut dengan hiponimi, sementaraitu hubungan antara leksem yang satu dengan leksem yang lain yang sama-samasebagai hiponim disebut dengan kohiponim. Sebutan mawar, melati, dahlia, dansejenisnya adalah hiponim dari bunga dan bunga merupakan superordinat atauhipernim dari mawar, dahlia, melati, dan lain sebagainya. Dalam tulisan ini akanmembahas lebih dalam bagaimana relasi dari keduanya dalam kajian semantik.Kata Kunci: hiponim, semantik, superordinat, subordinat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kuswoyo, K. (2020). RELASI HIPONIM (ISYTIMAL) SUBORDINAT DAN SUPERORDINAT DALAM SEMANTIK LEKSIKOLOGI. El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama, 7(2), 219–227. https://doi.org/10.35888/el-wasathiya.v7i2.3832

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free