Peningkatan Keterampilan Meliponikultur Bagi Generasi Milenial Melalui Praktik Pengelolaan Lebah Kelulut Di Desa Padang Panjang Kabupaten Banjar

  • Kadarsah A
  • Putra A
  • Santoso H
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kombinasi pengetahuan, praktik lapangan, dan dukungan peternak diperlukan untuk meningkatkan keterampilan pengelolaan koloni dan penyediaan pakan Lebah kelulut berkelanjutan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan pengelolaan koloni Lebah kelulut Heterotrigona itama melalui pemilihan lokasi budidaya bagi peternak Lebah Madu Rafasya dan generasi milenial di Desa Padang Panjang Kabupaten Banjar. Kegiatan ini meliputi pemilhan lokasi meliponikultur dan pengelolaan koloni lebah kelulut. Peserta sebanyak 14 orang generasi milenial dan 2 orang anggota peternak. Hasil kegiatan menunjukkan hutan di Bukit Bandangan dan Kebun Karet dipilih sebagai lokasi meliponikultur oleh peternak lebah madu Rafasya.  Praktik pengelolaan koloni Lebah kelulut dilakukan melalui donor koloni dan menjaga kebersihan koloni pada meliponikultur di Kebun Karet. Partisipan terbanyak berasal dari Banjarbaru (47%), kemudian Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tabalong sebanyak 13%.  Implikasi menunjukkan 71% peserta meningkat pengetahuannya terkait meliponikulutur di Desa Padang Panjang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kadarsah, A., Putra, A. P., & Santoso, H. B. (2023). Peningkatan Keterampilan Meliponikultur Bagi Generasi Milenial Melalui Praktik Pengelolaan Lebah Kelulut Di Desa Padang Panjang Kabupaten Banjar. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 13–26. https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v2i4.881

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free