Abstract
Telah dilakukan analisis data gempa vulkanik gunungapi Marapi Sumatera Barat dari tahun 2000 sampai tahun 2006 untuk menentukan besarnya nilai intensitas, posisi episenter, hiposenter dan tingkat keaktifan. Data yang digunakan adalah data dengan skala magnitudo ≥ 1 SR. Perhitungan intensitas maksimum dan intensitas menggunakan model empiris Gutenberg Richter. Hasil penelitian menunjukkan daerah Koto Baru, Batusangkar, Bukittinggi memiliki intensitas maksimum 5,1 MMI, nilai intensitas 5,09 MMI dan nilai intensitas maksimum rata-rata 2,82 MMI, 2,82 MMA dan 2,81 MMI. Perbedaan intensitas sangat kecil karena jarak ketiga daerah tersebut terhadap pusat gempa terlalu kecil. Posisi episenter umumny tersebar di puncak gunung, sebagian di pinggang gunung dan daerah pemukiman penduduk. Hiposenter berkisar antara 1 sampai 30 km. Keaktifannya meningkat pada bulan Juni dan Juli kecuali tahun 2004 pada bulan Oktober, November, Desember keaktifannya meningkat karena dipengaruhi gempa tektonik di Gunung Rajo
Cite
CITATION STYLE
Pujiastuti, D. (2009). Studi Kegempaan Vulkanik Gunungapi Marapi Sumatera Barat. JURNAL ILMU FISIKA | UNIVERSITAS ANDALAS, 1(2), 28–38. https://doi.org/10.25077/jif.1.2.28-38.2009
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.