Penerapan ISAK 35 dan akuntabilitas laporan keuangan organisasi nonlaba (Studi kasus pada Gereja Pantekosta di Indonesia Bukit Zaitun)

  • Budiarso N
  • Maradesa D
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Entitas berorientasi nonlaba mendapatkan sumber daya dari pemberi sumber daya yang tidak mengharapkan pengembalian, namun akuntabilitas tetap harus diterapkan guna pengambilan Keputusan yang tepat. Penilaian akuntabilitas dapat dilakukan dengan mengacu pada indikator-indikator akuntabilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran penerapan ISAK 35 terhadap akuntabilitas laporan keuangan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, sedangkan cara memperoleh data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumen. Teknik analisis dilakukan dengan mengumpulkan data dari sumber data internal dan eksternal, selanjutnya berdasarkan data tersebut dibuat analisis penilaian akuntabilitas berdasarkan 5 indikator. Selanjutnya dibuat analisis atas laporan keuangan berdasarkan ISAK 35 dan ditarik kesimpulan. Kesimpulan yang diperoleh adalah GPdI Bukit Zaitun perlu membuat Standar Operasional Prosedur dan menerapkan ISAK 35 karena dapat mendorong akuntabilitas terhadap pemberi sumber daya dan penilaian akuntabilitas internal guna pengambilan keputusan

Cite

CITATION STYLE

APA

Budiarso, N. S., & Maradesa, D. (2025). Penerapan ISAK 35 dan akuntabilitas laporan keuangan organisasi nonlaba (Studi kasus pada Gereja Pantekosta di Indonesia Bukit Zaitun). Manajemen Bisnis Dan Keuangan Korporat, 3(1), 15–26. https://doi.org/10.58784/mbkk.53

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free