Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia

  • Ferry Hariyawan Nugraha
  • Raffa Asyifa Nurulhuda
  • Abdul Aziz Fidinillah
N/ACitations
Citations of this article
143Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki posisi sentral sebagai bahasa nasional sekaligus simbol identitas kebangsaan Indonesia. Berasal dari bahasa Melayu yang telah digunakan secara luas sebagai lingua franca di Nusantara sejak abad ke-7, bahasa ini mengalami berbagai tahap transformasi sepanjang sejarah, mulai dari masa kejayaan Sriwijaya, periode kolonial, hingga era pergerakan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan bahasa Indonesia secara historis menggunakan metode kajian pustaka (literature review), dengan mengumpulkan dan mengkaji sumber-sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa Melayu Kuno pernah menjadi bahasa resmi kerajaan Sriwijaya yang kemudian diwarisi oleh kerajaan-kerajaan penerusnya seperti Kesultanan Malaka, Johor-Riau, dan Riau-Lingga. Pada masa kolonialisme Belanda, bahasa Melayu semakin meluas penggunaannya setelah dijadikan bahasa pengantar pendidikan bagi sekolah-sekolah Bumi Putra sejak tahun 1865. Peran strategis bahasa Melayu meningkat signifikan ketika dikukuhkan sebagai bahasa persatuan dalam Kongres Pemuda I (1926) dan Sumpah Pemuda (1928). Selanjutnya, bahasa Indonesia secara resmi ditetapkan sebagai bahasa negara pada tanggal 18 Agustus 1945 melalui Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 36. Hingga kini, Kongres Bahasa Indonesia telah diselenggarakan sebanyak dua belas kali sejak tahun 1938 hingga 2023 sebagai wujud nyata komitmen dalam menjaga dan mengembangkan eksistensi bahasa Indonesia. Dengan demikian, bahasa Indonesia terus menguatkan perannya sebagai alat pemersatu bangsa yang merefleksikan keberagaman sekaligus persatuan nasional Indonesia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ferry Hariyawan Nugraha, Raffa Asyifa Nurulhuda, & Abdul Aziz Fidinillah. (2025). Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(1), 10–14. https://doi.org/10.58540/isihumor.v3i1.803

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free