Kegiatan pencegahan kebakaran hutan gambut di Taman Nasional Sebangau (TNS) telah dilakukan setiap tahun oleh pengelola kawasan. Hingga kini kebakaran masih menjadi ancaman terutama di musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kebakaran, mengukur nilai kerugian di tahun 2014 dan menganalisis efektivitas pencegahannya. Penyebab kebakaran dipicu oleh aktifitas masyarakat di dalam dan sekitar kawasan. Nilai Kerugian Total akibat kebakaran seluas ± 4364 ha mencapai Rp 134 Milyar. Kegiatan pencegahan kebakaran termasuk efektif jika hanya dilihat dari persentase penyerapan input (realisasi anggaran), namun sangat tidak efektif dilihat dari persentase pencapaian sasaran (outcome) berupa penurunan jumlah titik panas (hotspot) dan luas kebakaran. Analisis kualititatif dilakukan untuk menggambarkan kendala permasalahan di tingkat tapak. Kegiatan pencegahan harus ditingkatkan dengan lebih memperhatikan akar masalah penyebab kebakaran yaitu faktor sosial-ekonomi masyarakat.
CITATION STYLE
Khalwani, K. M., Bahruni, B., & Syaufina, L. (2017). NILAI KERUGIAN DAN EFEKTIVITAS PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN GAMBUT (STUDI KASUS DI TAMAN NASIONAL SEBANGAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH). RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN: Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian Dan Lingkungan, 2(3), 214. https://doi.org/10.20957/jkebijakan.v2i3.12575
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.