RELASI ESTETIKA WAYANG DAN ESTETIKA AGAMA

  • Mukti M
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keberadaan budaya bangsa untuk sekarang ini, tidak selalu berjalan dengan estetika agama, wayang di antaranya. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemikiran bagaimana wayang tersebut berjalan dengan estetika agama. Agar wayang berjalan dengan estetika agama, harus disambungkan dengan dakwah. Untuk keperluan itu, digunakan tasykil, yakni ajakan secara langsung kepada penonton untuk dakwah usai wayang. Wayang setelah disambungkan dengan dakwah, berubah jenisnya menjadi kesenian dakwah, terminologinya ganda: wayang, tasykil, dan dakwah, tuntunannya agama, dan bentuknya sambung. Kata kunci: estetika, estetika wayang, dan estetika agama

Cite

CITATION STYLE

APA

Mukti, Muh. (2015). RELASI ESTETIKA WAYANG DAN ESTETIKA AGAMA. Imaji, 7(1). https://doi.org/10.21831/imaji.v7i1.6644

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free