Abstract
Nyeri menstruasi cenderung mengganggu aktifitas sehari-hari dan penampilan akademik pada remaja putri. Latihan peregangan merupakan salah satu intervensi nonfarmakologi dalam mengatasi nyeri. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh latihan peregangan perut terhadap perubahan karakteristik nyeri menstruasi remaja awal di SMP Negeri Kecamatan Tatanga Kota Palu. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental pre-test dan post test design. Pengambilan sampel secara purposive sampling, masing-masing 41 responden (usia 12-14 tahun dengan nyeri menstruasi) untuk kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Instrument penelitian adalah kuesioner, checklist karakteristik nyeri menstruasi dan booklet panduan latihan. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara durasi dan radiasi nyeri menstruasi sebelum dan setelah latihan peregangan perut. Tidak ada perbedaan bermakna pada irama dan kualitas nyeri menstruasi (ρ>0,05). Kesimpulan penelitian adalah latihan peregangan perut mempengaruhi penurunan durasi dan radiasi nyeri menstruasi, namun belum berefek maksimal terhadap penurunan irama dan kualitas nyeri menstruasi.
Cite
CITATION STYLE
Saifah, A. (2020). Pengaruh Latihan Peregangan Perut Terhadap Karakteristik Nyeri Menstruasi Remaja Awal. Faletehan Health Journal, 7(1), 1–11. https://doi.org/10.33746/fhj.v7i1.82
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.