Abstract
Latar Belakang : Hipertensi merupakan kondisi dimana tekanan darah berada di atas normal. Salah satu komplikasi yang bisa saja terjadi akibat tekanan darah yang terlalu tinggi yaitu serangan jantung. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah tingginya angka kematian akibat serangan jantung adalah dengan melakukan pertolongan pertama bantuan hidup dasar (BHD). Rendahnya tingkat pengetahuan dalam memberikan pertolongan bantuan hidup dasar menjadi faktor keterlamabatan dalam menolong. Diharapkan apabila masyarakat memiliki pendidikan lebih tinggi maka pengetahuan dan wawasannya juga lebih luas, terutama mengenai pertolongan pertama bantuan hidup dasar (BHD).Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang bantuan hidup dasar (BHD) terhadap pasien hipertensi beresiko serangan jantung Di Wilayah UPTD Puskesmas Gabus I.Metode : Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain case control dengan pendekatan retrospektif.Hasil : Hasil uji menggunakan chi square antara tingkat pendidikan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat mengenai bantuan hidup dasar (BHD) diperoleh nilai p value (0,00) < ? (0,05) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima.Kesimpulan : Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan masyarakat mengenai bantuan hidup dasar (BHD) dengan hasil odds rasio sebesar 6,531 yang artinya, responden dengan tingkat pendidikan menengah ke atas mempunyai pengetahuan yang baik 6,531 kali tahu mengenai BHD.
Cite
CITATION STYLE
Sutrisno, S., Nuryani, S., Indrayati, R., & Septiani, B. N. (2024). HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) TERHADAP PASIEN HIPERTENSI BERESIKO SERANGAN JANTUNG DIWILAYAH UPTD PUSKESMAS GABUS 1. The Shine Cahaya Dunia Ners, 9(02), 29. https://doi.org/10.35720/tscners.v9i02.593
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.