Abstract
Latar belakang: Okra hijau mengandung metabolit sekunder termasuk flavonoid, sekelompok senyawa polifenol dengan sifat antimikroba. Tulang ikan kaya akan mineral, kolagen, dan bioapatit (hidroksiapatit, apatit karbonat, darlite). Tulang ikan dapat menjadi sumber kalsium (Ca) untuk bahan abrasif pasta gigi. Tujuan: Pembuatan dan pengujian pasta gigi dengan ekstrak etanol buah okra hijau dan tulang ikan tuna terhadap Streptococcus mutans . Metode: Penelitian ini melibatkan enkapsulasi pasta gigi dengan ekstrak etanol okra hijau 10%, 15%, 20%, kontrol negatif dan kontrol positif. Uji kualitas fisik meliputi organoleptik, daya sebar, daya buih, ekstrusi, homogenitas, pH, dan viskositas. Hasil: Ekstrak etanol okra hijau dan tulang tuna dapat dibuat menjadi pasta gigi yang homogen dengan pH seimbang (7,8-8,4), stabil dalam penyimpanan, memiliki nilai viskositas 315-485, sangat mudah di keluarkan dalam tube, daya sebar (6,4-6,7 cm), menghasilkan tinggi busa antara (7,4-7,7 mm) serta memiliki aktivitas antibakteri Streptococcus mutans. Kesimpulan: Kesimpulan pada penelitian ini adalah Ekstrak etanol okra hijau dan tulang tuna bersifat antimikroba terhadap Streptococcus mutans.
Cite
CITATION STYLE
Andry, M., & Winata, H. S. (2022). UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Streptococcus mutans SERTA FORMULASI SEDIAAN PASTA GIGI EKSTRAK ETANOL BUAH OKRA HIJAU (Abelmoschus esculentus) DAN TULANG IKAN TUNA (Thunnini). Journal of Pharmaceutical And Sciences, 5(2), 250–258. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v5i2.148
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.