Abstract
Beton merupakan bahan bangunan yang terdiri dari campuran antara semen Portland, air, aggregate halus, aggregate kasar dengan atau tanpa bahan tambah. Agregate merupakan material penyusun beton terbesar oleh karenanya keadaan aggregate sangat berpengaruh besar terhadap kualitas beton. Agregate yang baik untuk campuran beton adalah aggregate yang kuat, keras, besudut, tidak mengandung lumpur, tidak mengandung zat organik dan bergradasi baik, namun kenyataannya sangat sulit untuk memperoleh aggregate yang bergradasi baik, langsung dari alam. Pada penelitian ini mencoba memperbaiki gradasi aggregate dengan menambahkan filler dan melihat pengaruhnya pada kekuatan beton. Dari penelitian diperoleh hasil : Kekuatan tekan beton untuk campuran beton dengan jumlah semen tetap, semakin meningkat dengan bertambahnya pemakaian filler dari 5% sampai 10 % dan mulai mengalami penurunan saat pemakaian filler ditambah menjadi 15%. Peningkatan kekuatan beton yang terbesar diperoleh dari pemakaian filler abu sekam 10% dengan kenaikan kuat tekan beton sebesar 42,7% dari 253,3 kg/cm2 menjadi 361,38 kg/cm2 .
Cite
CITATION STYLE
Romadhon, E. S. (2021). PENGARUH PEMAKAIAN FILLER TERHADAP KUAT TEKAN BETON. JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR, 20(2), 12–24. https://doi.org/10.54564/jtsa.v20i2.76
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.