Analisis Kelayakan Dan Resiko Usaha Olahan Salak (Salacca Zalacca) Pada Paguyuban Manunggal Agawe Santosa Di Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman

  • Kusnul Khotimah S
  • Hartawaty D
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kelayakan dan resiko usaha yang akan ditanggung oleh Paguyuban Manunggal Agawe Santosa dalam menjalankan usaha olahan salak menjadi minuman sari salak dan manisan salak dengan mengetahui terlebih dahulu besarnya biaya yang digunakan, penerimaan dan keuntungan yang didapat. Penggunaan metode dalam penelitian ini berupa deskriptif analisis kualitatif dan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dari pengelola usaha di paguyuban Manunggal Agawe Santosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paguyuban Manunggal Agawe Santosa dalam menjalankan usahanya mengeluarkan biaya produksi sebesar Rp. 15.877.400,- per bulan dengan penerimaan sebesar Rp. 18.112.284,- per bulan dan keuntungan sebesar Rp. 2.234.884,- per bulan. Sedangkan untuk hasil analisis kelayakan dengan 100% modal sendiri menghasilkan nilai NPV positif pada DF 10% sebesar Rp. 5.749.427,-, nilai Net B/C yang lebih dari satu, nilai IRR yang lebih besar dari tingkat suku bunga yang berlaku (10%) yaitu 14%, payback period selama 41 bulan atau 3 tahun 4 bulan untuk mengembalikan nilai reinvestasi yang digunakan sebesar Rp. 53.335.000,-. Break Event Point (BEP) yang ditentukan berdasarkan penerimaan  penjualan sama besarnya dengan jumlah biaya yang dikeluarkan menghasilkan nilai BEP harga jual minuman sari salak dan manisan masing-masing adalah Rp. 4.410,- per cup dan Rp. 3.308,- per cup. BEP produksi minuman sari salak dan manisan salak masing-masing adalah 130.649 cup per tahun dann 65.324 cup per tahun. Nilai ROI usaha paguyuban Manunggal Agawe Santosa dengan 100% modal sendiri adalah 0,18. Hasil analisis risiko usaha dan batas bawah keuntungan usaha paguyuban Manunggal Agawe Santosa menghasilkan nilai keuntungan rata-rata sebesar Rp. 101.106.900,- per tahun, nilai simpangan baku sebesar Rp. 251.389.154,- per tahun, koefisien variasi (CV) yang lebih besar dari 0,5 yaitu 2,49 yang artinya usaha yang dijalankan paguyuban Manunggal Agawe Santosa memiliki risiko besar. Kemudian untuk nilai batas bawah keuntungan (L) sebesar minus 401.671.408 dimana angka tersebut menunjukkan bahwa paguyuban Manunggal Agawe Santosa harus berani menangung kerugian sebesar Rp. 401.671.408,- setiap tahunnya. Kata kunci : Kelayakan usaha, Resiko Usaha, Salak, Wonokerto.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kusnul Khotimah, S., & Hartawaty, D. A. (2023). Analisis Kelayakan Dan Resiko Usaha Olahan Salak (Salacca Zalacca) Pada Paguyuban Manunggal Agawe Santosa Di Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 7(3), 1054. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2023.007.03.13

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free