Abstract
Penyakit Glaukoma merupakan dampak dari mekanisme peningkatan tekanan intraokular pada glaukoma adalah gangguan aliran keluar aqueous humour akibat kelainan sistem drainase sudut balik mata depan (glaukoma sudut terbuka) atau gangguan akses aqueous humour ke sistem drainase (glaukoma sudut tertutup). Namun adapun permasalah pada penyakit ini mengalami dampak dari mekanisme peningkatan tekanan intraokular pada glaukoma dan mengalami gangguan aliran keluar cairan berlendir yang transparan menyerupai plasma. Faktor penyebab glaukoma dibedakan menjadi dua bagian yaitu faktor instrinsik dan faktor ekstrinsik. Dalam hal ini masyarakat kurangnya pengetahuan tentang penyakit Glaukoma dan membutuhkawan waktu yang lama untuk mendiagnosa Penyakit Glaukoma. Berdasarkan kemajuan dalam bidang komputer dan informatika, sehingga kerumitan dan kesulitan dapat ditanggulangi dengan pemanfaatan teknologi informasi dengan membuat aplikasi yang dapat mendeteksi penyakit Glaukoma, yaitu bidang keilmuan sistem pakar dan landasan data dari Rumah Sakit dengan menggunakan metode Teorema Bayes.Hasil penelitian ini dapat mendiagnosa penyakit Glaukoma menggunakan sistem yang dibangun berbasis desktop yang diambil dari pengetahuan pakar secara cepat dan efisien, dan diharapkan juga perangkat lunak yang dirancang dapat membantu masyarakat dan pengguna khususnya dalam memprediksi penyakit Glaukoma.
Cite
CITATION STYLE
Purwadi, P., Taufik, F., Dahria, M., Gunawan, R., & Purba, B. (2023). Sistem Pakar Dalam Mendiagnosa Dini Penyakit Glaukoma Dengan Menggunakan Metode Teorema Bayes. Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika Dan Komputer), 22(2), 381. https://doi.org/10.53513/jis.v22i2.7981
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.