Abstract
Studi ini bertujuan mengidentifikasi adanya dependensi spasial dari kejahatan harta benda pada tingkat kecamatan di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek), sebagai wilayah utama metropolitan di Indonesia, selama periode 2010. Hasil empiris dengan menggunakan spatial autoregressive menunjukkan adanya otokorelasi spasial positif untuk kejahatan harta benda di Jadetabek. Kami juga menemukan bahwa determinan dari kejahatan harta benda di antaranya pengeluaran per kapita, jumlah pengangguran muda, jumlah penduduk usia muda, jumlah kasus penyalahgunaan narkotika, dan persentase kasus yang terselesaikan.
Cite
CITATION STYLE
Nugroho, A. H., & Harmadi, S. H. B. (2015). Analisis Spasial Kriminalitas Harta Benda di Wilayah Jadetabek. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 15(2), 158–172. https://doi.org/10.21002/jepi.v15i2.04
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.