Pembelajaran Anak Usia Dini dalam Kajian Neurosains

  • Susanti S
N/ACitations
Citations of this article
650Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Otak merupakan pusat kecerdasan manusia yang mengendalikan sistem syaraf dalam menangkap suatu pembelajaran. Pendidikan anak usia dini melalui pendekatan neurosains dapat dilaksanakan melalui macam metode, diantaranya dengan cara guru memberikan pendidikan dahulu dan harus memahami kinerja otak manusia. Selain itu juga memperhatikan kerja alamiah otak peserta didik dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pentingnya memahami pendekatan neurosains bagi anak usia dini dalam proses pembelajaran. Metode penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan intertektualitas dengan menekankan metode meaning of creatifity dan jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian kualitatif dalam bentuk kepustakaan (library research). Hasil dari penelitian iniyaitu sebagai berikut: 1) seorang guru PAUD perlu menerapkan pendekatan neurosains dalam pembelajaran untuk membantu guru dalam mencapai kompetensi bagi anak didiknya khususnya bagi anak usia dini; 2) strategi seoang guru PAUD menerapkan pendekatan neurosains dengan memahami tahapan-tahapan perkembangan pusat kecerdasan seperti halnya  seorang guru tidak hanya memberikan pengalaman saja, akan tetapi yang lebih utama difasilitasi dan distimulan untuk mengoptimalkan perkembangan kapasitas kecerdasan bagi anak didiknya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Susanti, S. E. (2021). Pembelajaran Anak Usia Dini dalam Kajian Neurosains. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, Dan Humaniora, 2(1), 53–60. https://doi.org/10.33650/trilogi.v2i1.2785

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free