Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas (Koalisi) Sebagai Energi Alternatif Rumah Tangga

  • Jakri Y
  • Oktaviana H
  • Rahmat E
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada kehidupan masyarakat khususnya di bidang ekonomi. Semenjak pandemic Covid19 melanda Indonesia terjadi, Badan Pusat Statistik mencatat,terjadi inflasi0,07% pada tahun 2020. Inflasi ini tentu berawal dari turunnya daya beli masyarakat yang merupakan dampak dari ketidakstabilnya ekonomi. Hal ini tentu berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan individu maupun rumah tangga. Kebutuhan akan minyak tanah sebagai bahan baku memasak menjadi salah satu  kebutuhan  pokok  yang harus dipenuhi. Tujuananya membuat Kompor Api berbahan baku limbah oli bekas untuk keperluan rumah tangga dan industri rumah tangga dan mengetahui tingkat efektivitas limbah oli bekas untuk pembuatan Kompor Api. Metode pelaksanaan menggunakan Model pengembangan 4-D (Four D). Model ini dikembangkan oleh S. Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melvyn I. Semmel yang terdiri atas 4 tahap utama yaitu: Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Bahan baku KALIS adalah oli bekas kendaraan yang sudah tidak dipakai lagi. Oli bekas  kendaraan ini banyak didapatkan di dealer kendaraan, bengkel-bengkel pinggir jalan, dan lain-lain, hal ini tentu menekan post pengeluaran rumah tangga, karena  bahan baku yang digunakan sangat mudah ditemukan. Kompor berbahan bakar oli bekas ini sudah dipakai dalam industri rumah tangga dan sudah mulai dipasarkan dalam skala kecil.

Cite

CITATION STYLE

APA

Jakri, Y., Oktaviana, H., Rahmat, E. I., Raja, V. R., & Seso, Y. C. (2022). Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas (Koalisi) Sebagai Energi Alternatif Rumah Tangga. Jurnal Pengabdian Dharma Laksana, 4(2), 126. https://doi.org/10.32493/j.pdl.v4i2.18223

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free