Hubungan Antara Filsafat, Ilmu Dan Agama Dalam Islam

  • Salas M
N/ACitations
Citations of this article
72Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam mencari kebenaran manusia perlu alat yang memiliki tiga hal yaitu filsafat, ilmu, dan agama. Ketiga hal ini tidak bisa dikategorikan sama  walaupun tujuan ketiga hal ini sama yaitu mencari kebenaran. filsafat bisa dikatakan hasil dari kegiatan yang menyangkut kegiatan manusia dan bergerak bebas karena ia bisa berpikir tanpa batas. Permasalahannya adalah Hubungan antara filsafat, ilmu, dan agama dalam Islam memiliki keterkaitan yang kompleks dan mendalam. Islam sebagai agama menyajikan suatu kerangka pemikiran yang mencakup aspek spiritual, moral, dan sosial. Filsafat, sementara itu, merupakan upaya manusia untuk memahami dan menjelaskan realitas secara rasional dan logis. Agama adalah sesuatu yang lebih condong terhadap wahyu/ilham dari zat yang mereka anggap tuhan, dalam prespektif agama sesuatu kebenaran yang berasal dari tuhan adalah kebenaran yang valid dan tidak bisa ditolak. Sedangkan ilmu bisa dibilang hanyalah sebuah perangkat metode untuk mencari kebenaran. Tujuannya adalah untuk memberikan dasar moral dan etika yang mengatur kehidupan individu dan masyarakat. Pemahaman agama menjadi landasan bagi praktik ibadah, norma-norma moral, dan pandangan hidup yang mencakup semua aspek kehidupan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Salas, M. K. (2024). Hubungan Antara Filsafat, Ilmu Dan Agama Dalam Islam. Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal, 2(1), 715–720. https://doi.org/10.57185/mutiara.v2i1.110

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free