Smart Food Dehidrator Berbasis IoT Untuk Menghasilkan Cemilan Sehat

  • Wahyuni R
  • SNR I
  • Destina D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Cara mengantisipasi terjadinya kerugian yang besar, masyarakat mengolah buah dan sayur dengan cara mengeringkan. Lama pengeringan dengan penjemuran tergantung pada cuaca, jika cerah pengeringan bisa berlangsung selama 2-3 hari bahan kering dengan kadar air sekitar 20% (Imam, 2013). Pengeringan berbasis teknologi sudah ada, tetapi masih menggunakan pengontrolan masih manual, berdasarkan permasalahan diatas maka penelitian ini tentang smart food dehydrator berbasis IoT, monitoring suhu dan kelembaban sudah menggunakan IoT yaitu bisa dikendalikan dari jarak jauh. Metode yang digunakan adalah metode prototype Adapun hasil pengujian dalam proses pengeringan buah dan sayur menggunakan waktu lebih kurang 3 jam menggunakan lampu pijar 4 buah daya 75 watt, hasil pengeringan bagus dan tidak ada perubahan warna seperti  terpanggang.Hasil pengujian dapat disimpulkan dengan menggunakan smart food dehydrator berbasis IoT, proses pengeringan buah dan sayur menjadi sebuah cemilan bekerja dengan baik dan perubahan warna dari buah dan sayur hanya lebih pudar dari buah dan sayur segar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wahyuni, R., SNR, I. A., Destina, D., Syari’ah, N., Sirait, D. L. K., & Syakirah, V. R. (2023). Smart Food Dehidrator Berbasis IoT Untuk Menghasilkan Cemilan Sehat. INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science, 6(2), 954–958. https://doi.org/10.31539/intecoms.v6i2.7925

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free