Abstract
Spiritualitas merupakan sesuatu yang sangat penting untuk diwujudkan dalam tatanan pelayanan kesehatan dan berdampak positif pada pasien kanker terutama dalam kehidupan pasien kanker sendiri. Spritualitas dapat mengurangi gejala depresi dan meningkatkan kualitas hidup pada pasien kanker. Fenomena yang masih terjadi saat ini adalah banyaknya pelayanan kesehatan yang hanya berfokus pada masalah fisik tanpa memperhatikan msalah psikologis dan spiritual dari pasiennya. Sehingga data tentang spiritualitas dan religiusitas di Indonesia masih belum komprehensif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran spritualitas dan religiusitas pada pasien kanker. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang diambil menggunakan accidental sampling yang dilakukan pada awal bulan Februari sampai awal bulan April 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 115 pasien kanker yang di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pasien kanker rata-rata memiliki spiritualitas yang tinggi yaitu dengan nilai rata-rata 98.81 dan tertinggi 120. Menghasilkan nilai religius well being lebih tinggi dari pada skor existensial well being dengan nilai rata-rata 52.09. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar pasien kanker selalu menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaannya, hal ini di tunjukkan yaitu sebanyak 91% pasien kanker diantaranya selalu melakukan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing.Spirituality is something that is very important to be realized in the health service setting and has a positive impact on cancer patients, especially in the lives of cancer patients themselves. Spirituality can reduce depressive symptoms and improve quality of life in cancer patients. A phenomenon that is still happening today is that many health services only focus on physical problems without paying attention to the psychological and spiritual problems of their patients. So that data on spirituality and religiosity in Indonesia is still not comprehensive. The purpose of the research this is to find out how the image of spirituality and religiosity in cancer patients. Deep method study This study used a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach which was taken using accidental sampling which was carried out from early February to early April 2022 with a total sample of 115 cancer patients treated at the West Nusa Tenggara Provincial General Hospital. Resultsfrom research This shows that the average cancer patient has high spirituality with an average score of 98.81 and the highest is 120. Producing a religious value of well being is higher than the existential well being score with an average value of 52.09. The conclusion from this study is that the majority of cancer patients always worship according to their beliefs, this is shown by 91% of cancer patients who always worship according to their respective beliefs.
Cite
CITATION STYLE
Wiksuarini, E., Amrullah, M., Haerani, B., & Khairani, F. (2022). Spiritualitas dan Religiusitas Pada Pasien Kanker. Citra Delima Scientific Journal of Citra Internasional Institute, 6(2), 145–151. https://doi.org/10.33862/citradelima.v6i2.336
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.