Komodifikasi Atensi Audiens dalam Spotify

  • Saputri N
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kehadiran musik digital menandai adanya perubahan dominasi rekaman musik konvensional. Secara perlahan menggantikan peran-peran media konvensional mulai dari proses produksi, distribusi, hingga konsumsi. Spotify sebagai layanan streaming musik pun turut merayakan kontestasi ini untuk mewujudkan praktik kapitalismenya. Riset ini merupakan sebuah studi deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk melihat praktik komodifikasi atensi audiens yang dilakukan oleh Spotify. Pengambilan data dilakukan dengan observasi partisipan selama 3 bulan, dan menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat tigas isu wacana kuasa dalam industri musik digital. Sementara praktik komodifikasi atensi audiens yang dilakukan oleh Spotify memperlihatkan bahwa Spotify melakukan komersialisasi dengan menjadikan para penggunanya yakni musisi dan pendengar sebagai pekerjanya. Interaksi yang terbentuk antara musisi dan pendengar di Spotify diakumulasikan menjadi data numerik yang kemudian dijual ke pengiklan demi menghasilkan keuntungan. Sehingga dalam hal ini, Spotify menjadi pihak yang paling diuntungkan sebab hanya berperan sebagai mediator yang memberikan jasa atau servis penyedia streaming musik digital.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saputri, N. A. S. (2023). Komodifikasi Atensi Audiens dalam Spotify. KOMUNIKA, 10(1), 21–27. https://doi.org/10.22236/komunika.v10i1.9307

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free