Abstract
Dalam pembelajaran Fisika, tidak jarang ditemukan adanya miskonsepsi yang dialami oleh mahasiswa, termasuk pada sub-materi Fluida Dinamis yaitu Azas Kontinuitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang terjadi pada materi ajar Azas Kontinuitas serta mengidentifikasi kelemahan konsep sebagai penyebab terjadinya pada materi ajar Azas Kontinuitas serta mengidentifikasi kelemahan konsep sebagai penyebab terjadinya miskonsepsi tersebut. Penelitian dilakukan terhadap 37 mahasiswa di Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe jurusan Teknik Mesin dengan metode penelitian one shoot research. Diagnosis miskonsepsi mahasiswa dilakukan menggunakan instrumen four-tier diagnostic test yang merupakan pengembangan instrumen three-tier test dengan menambahkan tingkat keyakinan jawaban pada tier ketiga. Hasil diagnosis menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami miskonsepsi pada sub-materi Azas Kontinuitas sebesar 28%, mahasiswa yang paham sebagian 35%, mahasiswa yang paham konsep hanya 6%, mahasiswa yang tidak paham konsep sebesar 30% dan mahasiswa yang tidak dapat dikodekan 0%. Berdasarkan hasil observasi dalam pembelajaran dan analisis pada jawaban tier ketiga dan keempat, miskonsepsi yang terjadi umumnya disebabkan logika mahasiswa yang kurang tepat yaitu mahasiswa beranggapan bahwa fluida yang memiliki kelajuan besar memiliki tekanan fluida yang besar, begitupun sebaliknya.
Cite
CITATION STYLE
Rahayu, R. D. (2021). Miskonsepsi Mahasiswa Menggunakan Four-Tier Diagnostic Test. SIMETRIS, 15(2), 18–21. https://doi.org/10.51901/simetris.v15i2.223
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.