REPRESENTASI STANDAR KECANTIKAN PEREMPUAN INDONESIA YANG TERCERMIN DI DALAM FILM IMPERFECT (PENDEKATAN HERMENEUTIKA J.E GRACIA)

  • Meriska Yosiana
N/ACitations
Citations of this article
104Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Standarisasi kecantikan pada seorang perempuan menjadi permasalahan yang sangat serius dari waktu ke waktu. Standar cantik ini mengalami perubahan secara global yang juga berpengaruh terhadap standar perempuan cantik di Indonesia. Melalui film Imperfect penulis ingin menyingkap standar kecantiakan perempuan Indonesia yang sering sekali menjadi masalah bagi seorang perempuan. Tujuan penulisan ini adalah untuk melihat representasi kecantikan perempuan Indonesia yang tercemin di dalam film Imperfect dengan pendekatan Hermeneutika J.E. Gracia. Metode yang digunakan di dalam penulisan makalah ini yaitu deskriptif qualitative. Gracia menyebutkan sedikitnya ada tiga fungsi yang berkaitan dengan interpretasi yaitu fungsi sejarah, fungsi makna, dan fungsi implikasi. Namun penulis hanya menggunakan fungsi sejarah dan fungsi makna saja untuk menginterpretasikan standar kecantikan perempuan Indonesia di dalam film Imperfect.

Cite

CITATION STYLE

APA

Meriska Yosiana. (2022). REPRESENTASI STANDAR KECANTIKAN PEREMPUAN INDONESIA YANG TERCERMIN DI DALAM FILM IMPERFECT (PENDEKATAN HERMENEUTIKA J.E GRACIA). Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(05), 105–111. https://doi.org/10.56127/jukim.v1i05.484

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free