Kajian Antropologis atas Makna Tradisi Ritual 14 Mulud di Kampung Adat Dukuh, Cikelet, Garut

  • Resita A
  • Qomaruzzaman B
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kampung Adat Dukuh merupakan satu-satunya situs adat yang berada di wilayah Garut Selatan. Seperti kampung adat lainnya Dukuh juga mempunyai situs yang dikeramatkan yaitu makam Syekh Abdul Jalil yang merupakan pendiri sekaligus tokoh penyebar agama Islam di kampung Dukuh. Ritual atas pendiri di Kampung Dukuh adalah tradisi ritual 14 mulud. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menuangkan fenomena kebudayaan yang didapat dalam bentuk narasi. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan dilengkapi teknik pengambilan data melalui observasi dan wawancara. Penelitian ini menemukan makna dari tradisi ritual 14 mulud yaitu bentuk penghargaan terhadap roh para leluhur dan sebagai penyucian diri sekaligus hari lahir Kampung Adat Dukuh. Peneliti menemukan tiga kelompok yang memiliki makna yang berbeda dalam memaknai 14 Mulud, yakni: pertama, kelompok mistik. Kelompok mistik memakna 14 Mulud sebagai sebuah ritual yang memang membawa keberkahan mistis pada masyarakat yang mengikutinya, terkhusus bagi orang yang menggunakan air berkat tersebut. kedua, kelompok masyarakat luar. Masyrakat luar memaknai 14 Mulud tidak sebagai keberkatan mistik, akan tetapi sebagai ajang untuk memperoleh keuntungan material. Ketiga, kelompok Islam puritan. Merupakan kelompok yang menganggap 14 Mulud bukan sebagai pendatang keberkahan, karena jika dimaknai demikian akan bisa mendatangkan kemusyrikan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Resita, A., & Qomaruzzaman, B. (2023). Kajian Antropologis atas Makna Tradisi Ritual 14 Mulud di Kampung Adat Dukuh, Cikelet, Garut. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 3(1), 131–142. https://doi.org/10.15575/jis.v3i1.24275

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free