Abstract
Islamofobia menjadi perbincangan di dunia barat di mana karena gencarnya pengusung paham tersebut dalam penyebarannya menimbulkan ketakutan bagi warga mereka sendiri terhadap umat Islam sebagai minoritas di sana dan akhirnya menimbulkan diskriminasi bagi umat Islam. Anggapan bahwa jihad sebagai salah satu sumber permasalahan sering diperbincangkan dan diyakini sebagai awal dari segala teror menjadi titik awal penelitian ini. Penulis setelah mencari lebih dalam tentang syariat jihad dan wujud terorisme dalam Islam kemudian mendapati ada perbedaan besar antara pengertian jihad yang diyakini oleh pengusung islamofobia dan jihad yang sudah disyariatkan dalam Islam yang mengacu pada sumber aslinya. Kesimpulan tersebut didasari pada penemuan bahwa jihad dalam islam memiliki wajah yang humanis dan mengutamakan prinsip kehidupan secara umum yaitu turut menjaga keberlangsungan hidup manusia dengan prinsip keadilannya dan bahkan menjaga kelestarian alam meskipun dalam keadaan berperang
Cite
CITATION STYLE
Musoffa, A. (2021). Jihad dan Terorisme dalam Al-Qur’an Perspektif Maqasid Syari’ah. Al-I’jaz : Jurnal Studi Al-Qur’an, Falsafah Dan Keislaman, 3(1), 1–18. https://doi.org/10.53563/ai.v3i1.48
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.