Kerentanan Kehamilan Remaja Dan Konseling Sebaya: Tinjauan Teori

  • Adyani S
  • Muflih M
  • Syafitri E
N/ACitations
Citations of this article
108Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Remaja rentan mengalami masalah kesehatan karena berperilaku yang berisiko, seperti perilaku seksual bebas. Dampak dari perilaku tersebut adalah terjadinya kehamilan remaja. Remaja mungkin sulit untuk mengutarakan masalah-masalah kesehatannya disebabkan kurangnya kosakata dan rasa malu saat membahas tentang seksual. Perawat dapat mengantisipasi atau mencegah kejadian kehamilan remaja dengan tiga tingkat pencegahan yakni pencegahan primer, skunder dan tersier. Konseling pasangan remaja tentang pilihan-pilihan yang bisa dilakukan mereka, merupakan pencegahan tersier. Konseling sebaya merupakan sebuah program pelayanan dari konselor sebaya yang efektif dalam memberikan informasi kesehatan dan membantu teman lainnya untuk mengenali masalahnya, menyadari kebutuhan untuk mencari pertolongan atas masalahnya. Konseling dengan konselor sebaya lebih disukai daripada kepada orang yang lebih dewasa, karena teman sebaya dianggap lebih mengerti permasalahannya dengan baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Adyani, S. A. M., Muflih, M., & Syafitri, E. N. (2019). Kerentanan Kehamilan Remaja Dan Konseling Sebaya: Tinjauan Teori. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 6(1), 552. https://doi.org/10.35842/jkry.v6i1.300

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free