Relevansi Teori Belajar Behaviorisme Terhadap Pendidikan Agama Islam

  • Pratama Y
N/ACitations
Citations of this article
1.2kReaders
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Teori belajar behaviorisme dapat digunakan untuk membantu proses pembelajaran. Namun diketahui bahwa banyak percobaan dalam teori behaviorisme dilakukan dengan menggunnakan hewan sehingga menimbulkan pertanyaan, apakah teori belajar behaviorisme sejalan dengan ajaran agama Islam dan dapat digunakan dalam Pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis konten. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan adanya relevansi antara teori belajar behaviorisme terhadap pendidikan Islam, sebagai berikut: (1) Teori belajar behaviorsime dapat digunakan untuk membantu proses pembelajaran pendidikan Islam (2) Teori belajar behaviorsime merupakan teori belajar yang sejalan/berkaitan dengan ajaran agama Islam (3) Adanya pengkondisian (clasical conditioning), pengulangan dan penguatan dalam teori behaviorsime yang juga digunakan dalam pembelajaran pendidikan Islam (4) Teori belajar behaviorsime menurut Edward Lee Thorndike mengandung empat hukum, yaitu: law of radiness (hukum kesiapan), law of exercise (hukum latihan), law of effect (hukum latihan), dan law of attitude (hukum sikap), yang sejalan/berkaitan dengan proses pembelajaran pedidikan Islam. Kata Kunci: Relevansi, Teori Belajar Behaviorisme, Pendidikan Islam

Cite

CITATION STYLE

APA

Pratama, Y. A. (2019). Relevansi Teori Belajar Behaviorisme Terhadap Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 4(1), 38–49. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2019.vol4(1).2718

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free