Analisis Kode Semiotika Roland Barthes dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye

  • Ahmadi A
  • Priyadi A
  • Sanulita H
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian semiotika Roland Barthes terhadap novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye, dengan fokus pada lima kode utama: hermeneutika, semik, simbolik, proaretik, dan kultural. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra, data dikumpulkan melalui identifikasi dan klasifikasi, menggunakan penulis sebagai instrumen utama yang dibantu dengan kartu data. Keabsahan data diuji melalui referensi pendukung, diskusi dengan sejawat, triangulasi, dan bimbingan akademik. Analisis dilakukan secara kritis melalui pembacaan, interpretasi konflik internal dan eksternal, serta penyimpulan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima kode Barthes ditemukan secara signifikan dalam novel, masing-masing dengan jumlah data sebagai berikut: 17 kode hermeneutika, 14 kode semik, 11 kode simbolik, 18 kode proaretik, dan 18 kode kultural. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pembelajaran sastra di lingkungan sekolah

Cite

CITATION STYLE

APA

Ahmadi, A., Priyadi, A. T., & Sanulita, H. (2025). Analisis Kode Semiotika Roland Barthes dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye. Jurnal Pendidikan Bahasa, 14(1), 114–125. https://doi.org/10.31571/bahasa.v14i1.7945

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free